Pivots Trading: Pentingnya Pivot Points dalam Trading Saham dan Forex

Salam Sobat Trading,Trading adalah kegiatan yang memerlukan strategi dan analisa yang tepat untuk menjaga keuntungan dan mengurangi risiko kerugian. Salah satu strategi yang banyak digunakan dalam trading adalah pivot trading atau pivots trading. Dengan menggunakan pivot points, trader dapat memperkirakan kapan harga akan berubah arah sehingga dapat memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko kerugian.

Pengenalan Pivots Trading

Pivots trading adalah strategi trading yang didasarkan pada pivot points, yaitu titik-titik harga tertentu yang digunakan untuk memprediksi pergerakan harga suatu aset. Pivot points ini digunakan sebagai patokan untuk menentukan level support dan resistance, serta untuk memperkirakan pergerakan harga pada periode yang akan datang.Pivot points dihitung berdasarkan rata-rata dari harga high, low, dan close pada periode trading sebelumnya. Pivot points ini kemudian digunakan sebagai titik-titik support dan resistance, dengan level-level yang lebih tinggi dari pivot point untuk level resistance, dan level-level yang lebih rendah dari pivot point untuk level support.

Contoh Penggunaan Pivot Points dalam Trading Saham

Kita ambil contoh saham ABC dengan harga high 120, harga low 100, dan harga close 110 pada periode trading sebelumnya. Dari sini, kita dapat menghitung pivot point dengan rumus (High + Low + Close) / 3 = Pivot Point.Dalam contoh ini, pivot point = (120+100+110) / 3 = 110.Selanjutnya, kita dapat menentukan level-level support dan resistance dengan mengalikan pivot point dengan angka-angka tertentu. Level-level support dan resistance yang umum digunakan adalah:- R1 (level resistance pertama) = Pivot Point x 2 – Harga Low- R2 (level resistance kedua) = Pivot Point + (Harga High – Harga Low)- R3 (level resistance ketiga) = Harga High + 2 x (Pivot Point – Harga Low)- S1 (level support pertama) = Pivot Point x 2 – Harga High- S2 (level support kedua) = Pivot Point – (Harga High – Harga Low)- S3 (level support ketiga) = Harga Low – 2 x (Harga High – Pivot Point)Misalnya, hasil pivot point saham ABC adalah 110, maka kita dapat menghitung level-level support dan resistance sebagai berikut:- R1 = 110 x 2 – 100 = 120- R2 = 110 + (120 – 100) = 130- R3 = 120 + 2 x (110 – 100) = 140- S1 = 110 x 2 – 120 = 100- S2 = 110 – (120 – 100) = 90- S3 = 100 – 2 x (120 – 110) = 80Dari sini, trader dapat memperkirakan level-level support dan resistance pada saham tersebut, serta memperkirakan pergerakan harga pada periode yang akan datang.

Kelebihan dan Kekurangan Pivots Trading

Pivots trading memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan oleh trader sebelum menggunakan strategi ini dalam trading.

Kelebihan Pivots Trading

1️⃣Memberikan Patokan Support dan Resistance yang JelasPivot points dapat membantu trader menentukan level-level support dan resistance secara jelas, sehingga trader dapat memperkirakan level pembelian dan penjualan yang optimal.2️⃣Membantu dalam Exit PositionDalam trading, menentukan kapan harus melakukan exit position atau menutup posisi juga penting. Pivot points dapat membantu trader menentukan kapan saat yang tepat untuk melakukan exit position.3️⃣Pivots Trading bisa Dipergunakan Dalam Berbagai Jenis AsetPivot points tidak hanya dapat digunakan dalam trading saham, namun juga dalam trading forex dan pasar keuangan lainnya.

Kekurangan Pivots Trading

1️⃣Bisa kurang Akurat dalam pasar yang sedang trendingPivots trading dianggap kurang akurat dalam pasar yang sedang tren, sehingga trader perlu memperhatikan kondisi pasar sebelum menggunakan strategi ini.2️⃣Meninggalkan faktor fundamentalPivot trading hanya bergantung pada harga historis dan tidak memperhatikan faktor fundamental yang mendasari pergerakan harga.3️⃣Pivot point bisa sulit dihitung dengan cepatPivot point perlu dihitung setiap hari untuk digunakan dalam trading, dan beberapa trader mungkin kesulitan menghitung pivot point secara cepat dan akurat.

Tabel Pivot Points

Berikut adalah tabel pivot points yang dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam trading.

Nama Level Rumus
Pivot Point (High + Low + Close) / 3
R1 (level resistance pertama) Pivot Point x 2 – Harga Low
R2 (level resistance kedua) Pivot Point + (Harga High – Harga Low)
R3 (level resistance ketiga) Harga High + 2 x (Pivot Point – Harga Low)
S1 (level support pertama) Pivot Point x 2 – Harga High
S2 (level support kedua) Pivot Point – (Harga High – Harga Low)
S3 (level support ketiga) Harga Low – 2 x (Harga High – Pivot Point)

Pertanyaan Umum tentang Pivots Trading

1. Apa itu pivot points?

Pivot points adalah titik-titik harga tertentu yang digunakan sebagai patokan untuk menentukan level support dan resistance, serta untuk memperkirakan pergerakan harga pada periode yang akan datang.

2. Apa kegunaan pivot points dalam trading?

Pivot points digunakan untuk membantu trader menentukan level support dan resistance secara jelas, serta untuk memperkirakan pergerakan harga pada periode yang akan datang.

3. Bagaimana cara menghitung pivot points?

Pivot points dihitung berdasarkan rata-rata dari harga high, low, dan close pada periode trading sebelumnya.

4. Apa saja level-level support dan resistance yang digunakan dalam pivot trading?

Level-level support dan resistance yang umum digunakan adalah R1 (level resistance pertama), R2 (level resistance kedua), R3 (level resistance ketiga), S1 (level support pertama), S2 (level support kedua), dan S3 (level support ketiga).

5. Kapan saat yang tepat untuk menggunakan pivot trading?

Saat pasar tidak sedang trending atau saat kondisi pasar cukup stabil, pivot trading dapat dijadikan sebagai strategi trading yang efektif.

6. Bagaimana cara menemukan titik entry dan exit dalam pivot trading?

Titik entry dan exit dapat ditentukan berdasarkan level-level support dan resistance yang ditunjukkan oleh pivot points.

7. Apa saja kelebihan dan kekurangan dari pivot trading?

Kelebihan pivot trading adalah memberikan patokan support dan resistance yang jelas, membantu dalam exit position, dan bisa digunakan dalam berbagai jenis aset. Sedangkan kekurangan pivot trading adalah kurang akurat dalam pasar yang sedang trending, meninggalkan faktor fundamental, dan pivot point bisa sulit dihitung dengan cepat.

8. Apakah pivot trading cocok untuk semua jenis trader?

Pivot trading dapat digunakan oleh semua jenis trader, namun perlu dipertimbangkan kelebihan dan kekurangan strategi ini sebelum menggunakannya dalam trading.

9. Apakah pivot trading bisa digunakan dalam trading jangka panjang atau hanya dalam trading jangka pendek?

Pivot trading dapat digunakan dalam trading jangka panjang atau jangka pendek, tergantung pada preferensi dan gaya trading masing-masing trader.

10. Apa saja faktor yang mempengaruhi pivot trading?

Faktor-faktor seperti volatilitas pasar, pengumuman berita, dan sentimen pasar dapat mempengaruhi pivot trading.

11. Apa saja tools yang dapat digunakan untuk memudahkan penggunaan pivot trading?

Ada banyak tools yang dapat digunakan untuk memudahkan penggunaan pivot trading, seperti pivot indicators, pivot calculators, dan pivot point software.

12. Bagaimana cara mengukur keberhasilan pivot trading?

Keberhasilan pivot trading dapat diukur dengan memperhatikan hasil trading dalam jangka waktu tertentu, serta dengan membandingkan hasil trading dengan target keuntungan yang ditetapkan sebelumnya.

13. Apa tips untuk menggunakan pivot trading secara efektif?

Tips untuk menggunakan pivot trading secara efektif adalah dengan memperhatikan kondisi pasar sebelum menggunakan strategi ini, menghitung pivot point secara cepat dan akurat, dan memperhatikan level-level support dan resistance yang ditunjukkan oleh pivot points.

Kesimpulan

Dalam trading, pivot trading atau pivots trading adalah salah satu strategi yang dapat digunakan untuk memperkirakan pergerakan harga pada periode yang akan datang. Dengan menggunakan pivot points, trader dapat menentukan level-level support dan resistance dengan jelas, serta memperkirakan pergerakan harga pada periode yang akan datang. Namun, strategi ini juga memiliki kekurangan seperti kurang akurat dalam pasar yang sedang trending dan meninggalkan faktor fundamental. Oleh karena itu, trader perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan pivot trading sebelum menggunakannya dalam trading.Jangan ragu untuk mencoba strategi ini dalam trading Sobat Trading. Semoga sukses dan tetap konsisten dalam menjalankan strategi trading yang tepat. Disclaimer: Artikel ini hanya sebagai bahan referensi dan tidak bertujuan memberikan saran investasi atau rekomendasi trading. Segala keputusan trading harus dilakukan atas pertimbangan dan tanggung jawab masing-masing trader.

Related video of Pivots Trading: Pentingnya Pivot Points dalam Trading Saham dan Forex